Berita

Perdana Menteri Shinzo Abe/Net

Dunia

Warga Jepang Geram, PM Abe Tak Berlakukan Keadaan Darurat Tapi Bagi-bagi Masker

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Alih-alih memberlakukan keadaan darurat, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan akan memberikan masker secara gratis kepada warga.

Pengumuman yang disampaikan pada Kamis (2/4) itu alhasil memicu kritikan tajam.

Abe, menawarkan dua masker kain per rumah tangga setelah para ahli mengungkapkan Jepang sedang berada di titik kritis penyebaran virus corona baru.


Masker yang akan dikirim ke lebih dari 50 juta rumah tangga di Jepang itu dikatakan Abe akan mulai didistribusikan ke daerah paling terdampak pada pekan depan.

"Anda dapat menggunakan sabun untuk mencuci dan menggunakannya kembali, jadi ini harus menjadi respons yang baik terhadap permintaan masker yang tiba-tiba dan sangat besar," katanya seperti dimuat Reuters.

Di Twitter, warga net geram dengan tawaran Abe tersebut.

“Apakah pemerintah Jepang serius? Uang pajak disia-siakan," cuit seorang pengguna.

Ini bukan kali pertama kebijakan Abe dalam menangani pandemi Covid-19 dikritik.

Sebelumnya, Abe juga dikritik dengan tidak ditundanya Olimpiade Tokyo 2020 yang bisa memicu penyebaran virus secara massif.

Abe sendiri dianggap belum memberlakukan keadaan darurat karena lebih memfokuskan diri pada ekonomi.

Saat ini, NHK melaporkan, Jepang memiliki jumlah infeksi sebanyak 2.500 kasus dengan 71 orang meninggal dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya