Berita

Yaman/Net

Dunia

Ajak Arab Saudi Kurangi Kekerasan Di Yaman, AS: Ketidakstabilan Hanya Menguntungkan Rezim Iran

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 09:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat mengajak Arab Saudi untuk mendukung upaya PBB guna mengurangi kekerasan di Yaman dan fokus memerangi pandemi virus corona.

Diungkapkan oleh Departemen Luar Negeri AS, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo telah menyatakan dukungan upaya de-eskalasi yang dipimpin oleh Utusan Khusus PBB, Martin Griffiths.

Pompeo juga telah menyatakan hal tersebut kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud.


"Sekretaris (Pompeo) dan Menteri Luar Negeri (Al Saud) sepakat bahwa Yaman yang tidak stabil hanya menguntungkan rezim Iran dan bahwa perilaku tidak stabil rezim di sana harus dilawan," demikian bunyi pernyataan Deplu pada Rabu (1/4).

Selain membahas hal tersebut, keduanya juga membahasa upaya global untuk memerangi pandemi virus corona baru atau Covid-19, seperti dikutip Sputnik.

Pada Minggu (29/3), kelompok Houthi mengklaim  telah melakukan serangan roket dan pesawat tak berawak ke Ridadh.

Arab Saudi melakukan serangan balasan dengan menyerang benteng Yaman di Sanaa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya