Berita

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Sebut Petugas Medis Yang Mati Karena Merawat Pasien Covid-19 Beruntung, Duterte Seperti "Meromantisasi" Keadaan Di Tengah Kurangnya APD

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 09:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte sekali lagi membuat publik berspekulasi dengan pernyataan yang telah dibuatnya.

Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi pada awal pekan ini, Duterte mengatakan bahwa tenaga media yang kehilangan nyawa saat merawat pasien Covid-19 telah beruntung karena meninggal dengan cara seperti itu.

"Ada dokter, perawat, pembantu yang meninggal. Mereka yang meninggal membantu orang lain. Mereka sangat beruntung. Mereka mati untuk negara. Itulah yang menjadi alasan mengapa kita mati," ujar Duterte.


"Suatu kehormatan untuk mati demi negaramu, aku jamin," lanjutnya seperti yang dikutip dari Sputnik pada Kamis (2/4).

Pernyataan Duterte tersebut tampaknya telah memicu kekhawatiran bahwa ia berusaha untuk "meromantisasi" kematian para petugas medis.

Alhasil, dalam media lokal, mereka mengklaim bahwa kematian para petugas medis sebenarnya bisa dihindari jika pemerintah melakukan pencegahan untuk itu.

Ada pun pidato Duterte itu muncul setelah sekitar 12 dokter di Filipina di laporkan meninggal dunia terinfeksi Covid-19 pada 29 Maret. Seiring dengan banyaknya laporan keluaran dari petugas medis akan kurangnya peralatan pelindung diri.

Menurut data dari Universitas Johns Hopkins pada Kamis, Filipina memiliki jumlah infeksi sebanyak 2.311 kasus dengan 96 orang meninggal dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya