Berita

Ibadah Haji/Net

Dunia

Soal Haji, Arab Saudi Minta Umat Muslim Tunggu Hingga Situasi Lebih Jelas

RABU, 01 APRIL 2020 | 10:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi meminta umat Islam untuk menunggu hingga ada kejelasan lebih lanjut mengenai pandemik virus corona baru atau Covid-19 agar bisa melakukan ibadah Haji.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah, Mohammad Saleh Benten ketika diwawancarai oleh televisi Al-Ekhbariya pada Selasa (31/3).

"Arab Saudi sepenuhnya siap untuk melayani peziarah dan jamaah Umrah. Namun saat ini, kita berbicara mengenai pandemik global," ujar Saleh Benten.


"Kerajaan tertarik untuk melindungi kesehatan umat Muslim dan warga negara. Oleh karena itu kami meminta saudara-saudara Muslim di semua negara untuk menunggu sebelum melakukan kontrak haji hingga situasinya jelas," lanjutnya seperti yang dikutip dari Al Jazeera.

Pada awal Februari, Arab Saudi telah menghentikan Umrah seiring dengan munculnya kasus baru di sana.

Selain menunda Umrah, Arab Saudi juga telah menghentikan semua penerbangan internasional tanpa batas waktu yang ditetapkan.

Pekan lalu, pemerintah juga telah memblokir akses masuk dan keluar di beberapa kota, termasuk dua kota suci, Mekah dan Madinah.

Jika Arab Saudi pada tahun ini meniadakan Haji, maka hal tersebut menjadi pertama kalinya sejak zaman modern.

Ketika wabah Ebola muncul, Arab Saudi sendiri hanya membatasi jemaah, tanpa membatalkan Haji.

Menurut data dari Johns Hopkins pada Rabu (1/4), Arab Saudi memiliki jumlah infeksi sebanyak 1.563 kasus dengan 10 orang meninggal dunia dan 165 orang telah pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya