Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB Sebut Pandemik Corona Bisa Picu Resesi Hingga Konflik Terburuk Sejak Perang Dunia II

RABU, 01 APRIL 2020 | 09:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik virus corona baru atau Coronavirus Disease (Covid-19) adalah krisis global terburuk sejak Perang Dunia II.

Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres pada Selasa (31/3).

Menurut Guterres, skala krisis yang disebabkan oleh Covid-19 telah mengancam semua orang di dunia dan dampak ekonominya bisa menyebabkan resesi yang tidak pernah terjadi dalam sejarah.


Bahkan, Guterres mengatakan, pandemik Covid-19 bisa memicu konflik.

"Kombinasi dari dua fakta dan risiko yang ditimbulkannya meningkatkan ketidakstabilan, kerusuhan, dan meningkatkan konflik," kata Guterres seperti dimuat CNA.

"Membuat kami percaya bahwa ini adalah krisis paling menantang yang kami hadapi sejak Perang Dunia II," imbuhnya.

Krisis ini hanya bisa dilewati dengan respons yang kuat dan efektif, katanya. Di mana semua orang harus berkumpul dan melupakan permainan politik. Semua orang harus memahami, umat manusia yang dipertaruhkan.

"Kita harus lebih dari memiliki paket global untuk membantu negara berkembang menekan penyakit dan mengatasi konsekuensinya. Kita perlu mempercepat. Kita perlu melakukan lebih banyak lagi jika ingin mengalahkan virus," paparnya.

Data dari Johns Hopkins pada Rabu (1/4) menunjukkan, jumlah infeksi virus corona di seluruh dunia sudah mencapai 858 ribu orang dengan 42 ribu orang meninggal dunia dan 178 ribu orang telah pulih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya