Berita

Produksi masker N-95/Net

Dunia

China Beri Harapan Palsu, Bantuan Peralatan Medis Yang Dikirim Ke Eropa Nyatanya Cacat

SELASA, 31 MARET 2020 | 23:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Terkenal dengan kemampuan imitasinya, kualitas produk buatan China kembali dipertanyakan.

Terutama setelah bantuan peralatan medis yang diberikan oleh China kepada negara-negara Eropa yang terdampak pandemik virus corona baru atau Covid-19 ternyata ditolak.

Alasannya tak lain karena ribuan peralatan tersebut tidak sesuai dengan standar, beberapa bahkan cacat dan tidak berfungsi.


Seakan-akan produk medis yang disumbangkan tersebut adalah hasil dari "cuci gudang".

Misalnya saja Belanda yang mengungkapkan telah menarik kembali 600 ribu masker wajah karena filternya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Padahal, setelah tiba dari China pada 21 Maret yang lalu, bantuan tersebut telah didistribusikan kepada para petugas medis.

Alhasil, pemerintah Belanda mengaku akan menangguhkan sisa kiriman bantuan lainnya.

"Sekarang sudah diputuskan untuk tidak menggunakan kiriman ini," tegas pihak Kementerian Kesehatan pada Sabtu (28/3).

Selain Belanda, Spanyol juga merasakan hal yang sama. Di mana mereka bahkan membeli ratusan ribu test kit dari China.

Namun, hampir sebanyak 60 ribu test kit buatan Shenzhen Bioeasy Biotechnology nyatanya tidak akurat.

Untuk persoalan ini, China berkelit. Kedutaan Besar China di Spanyol mengungkapkan perusahaan Shenzhen Bioeasy Biotechnology tidak memiliki lisensi resmi dari otoritas medis China untuk menjual produknya.

Namun, alasan itu seketika gugur setelah Turki juga menyatakan bahwa mereka menemukan beberapa test kit yang dipesan dari perusahaan-perusahaan China tidak akurat.

Di mana hanya 350 ribu test kit yang terbukti akurat dan bekerja dengan baik, seperti yang dikutip dari BBC.

Banyaknya peralatan medis sumbangan China yang terbukti rusak telah memberikan harapan palsu di tengah krisis yang melanda saat ini.

Bagaimana tidak, menurut data dari Johns Hopkins pada Selasa (31/3), jumlah infeksi corona di seluruh dunia saat ini sudah di atas angka 800 ribu.

Saat ini, Spanyol bahkan sudah melampaui China dengan 94.417 kasus, Belanda dengan 12.662 kasus, dan Turki dengan 10.827 kasus.

Dengan semakin banyaknya kasus, kebutuhan akan peralatan medis pun semakin tinggi dan semakin ditunggu-tunggu.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya