Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Anies Buat Terobosan Belanja Jarak Jauh, Warga Jakarta Tak Perlu Keluar Rumah Selama Wabah Corona

SELASA, 31 MARET 2020 | 19:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selama wabah Coronavirus Disease (Covid-19) masyarakat diminta untuk membatasi interaksi dengan tidak keluar rumah dan menerapkan sosial distancing.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada di rumah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggandeng Pasar Jaya membuat terobosan dengan menghadirkan program belanja yang dapat diakses melalui jarak jauh.

"Salah satu tantangan utama ketika tinggal di rumah kemudian harus memenuhi kebutuhan adalah mekanisme untuk mendapatkannya, distribusinya, Selasa (31/3).


"Kita membuat sebuah program yang insyaAllah masyarakat bisa memanfaatkannya untuk belanja secara jarak jauh," ujar Anies saat konferensi pers di Pendopo Balaikota DKI Jakarta.

Anies menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin membeli kebutuhannya, bisa langsung menelepon setiap pedagang. Untuk mengetahui nomor pedagang yang dimaksud,  pembeli bisa melihat kontaknya melalui Website atau instagram Pasar Jaya.

"Misalnya pilih Pasar Rumput. Sesudah itu ada daftar pedagang-pedagang di Pasar Rumput dan nomor teleponnya, sehingga keluarga-keluarga di Jakarta tidak perlu pergi meninggalkan rumah, menelepon saja kepada pedagangnya, dan lalu membeli dan nanti akan dikirim menggunakan jasa pengantaran ojek online," terang Anies.

Saat ini, lanjutnya, sudah banyak pedagang yang bekerja sama dengan Pasar Jaya untuk ikut program ini. Bahkan setiap harinya semakin banyak pedagang yang mendaftarkan diri. Sehingga harapannya kegiatan jual beli bisa dikerjakan lewat digital.

"Langkah ini perlu kita lakukan, mengingat hari-hari ke depan kita tahu bahwa Tanggap Darurat di Jakarta pun diperpanjang dua minggu sehingga pasti ada kebutuhan-kebutuhan yang tidak mungkin bisa didapat tanpa harus menjangkau pasar," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya