Berita

LG/Net

Dunia

Korsel Prioritaskan Indonesia, LG Kirim Bantuan Diagnostic Kit Covid-19

SELASA, 31 MARET 2020 | 14:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seiring dengan merebaknya wabah virus corona baru atau Covid-19 di Indonesia, kebutuhan akan peralatan medis semakin tinggi.

Melihat tingginya kebutuhan pasokan peralatan medis di Indonesia, perusahaan teknologi kenamaan asal Korea Selatan, LG Electronics, memberikan bantuannya.

“CEO LG Internasional, Chun Sung Yoon, telah berkomunikasi dengan kami dalam beberapa minggu terakhir ini untuk membicarakan bentuk, cara dan waktu penyampaian bantuan untuk Indonesia tersebut,” ujar Dutabesar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (31/3).


Menurut Umar Hadi, rencananya LG akan memberikan diagnostic kit RT-PCR yang akan dikirimkan ke Indonesia dalam waktu dekat.

Kontribusi ini sangat penting mengingat, diagnostic kit Covid-19 saat ini menjadi kebutuhan mendesak bagi Indonesia dalam upaya memerangi wabah.

Beberapa waktu yang lalu, pemerintah Korea Selatan juga mengumumkan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara prioritas bagi ekspor alat-alat kesehatan dan karantina dari Korea Selatan.

Menurut Umar Hadi, ditempatkannya Indonesia sebagai negara prioritas merupakan wujud nyata dari hubungan kemitraan strategis kedua negara yang dilandasi semangat saling membantu dan solidaritas.

“Kami meyakini bahwa pandemik global Covid-19 hanya dapat diatasi dengan solidaritas, kolaborasi, dan rasa saling peduli antar seluruh negara di dunia,” ungkapnya.

“Peran serta kalangan swasta seperti LG tentunya sangat kami hargai,” imbuh Umar Hadi.

LG Electronics sendiri bukan perusahaan yang baru di Indonesia. Sudah 30 tahun perusahaan ini berinvertasi di Indonesia.

Saat ini, LG Chem yang memproduksi Petrokimia sedang menjajaki industri baterai mobil litrik di Indonesia. Sementara LG Innotek yang memproduksi suku cadang elektronik dan LG International yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit, pertambangan batubara serta energi yang terbarukan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya