Berita

Kecelakaan pesawat medis Lionair/Net

Dunia

Setelah Insiden Pesawat Jatuh, Filipina Selidiki Pelanggaran Prosedur Keselamatan Lionair

SENIN, 30 MARET 2020 | 13:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah mengandangkan seluruh armada Lionair Inc., Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) saat ini tengah melakukan penyelidikan.

Saat ini, CAAP sendiri mengatakan tengah melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh Badan Investigasi dan Penyelidikan Kecelakaan Pesawat.

Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan juga akan menyelidiki pelanggaran prosedur keselamatan penerbangan oleh operator.


Langkah itu menyusul indisen jatuh dan terbakarnya salah satu pesawat evakuasi medis, Madevac, ketika lepas landas di Manila pada Minggu malam (29/3) yang membuat semua orang di dalam pesawat meninggal dunia.

"Sementara penyelidikan pada pesawat evakuasi medis RP-C5880 sedang berlangsung, telah diputuskan bahwa seluruh armada Lionair akan di-grounded," ujar seorang regulator CAAP pada Senin (30/3).

Berdasarkan data dari websitenya yang dikutip dari The Star, Lionair memiliki tujuh pesawat dan helikopter.

Selain itu, pihak CAAP juga mengungkapkan, perekam suara kokpit dari pesawat Westwind 24 telah ditemukan dan akan dipulihkan.

"Pemulihan lebih lanjut akan membantu penyelidikan dan membantu menjawab mengapa kecelakaan itu terjadi," kata CAAP.

Lionair Inc. merupakan perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Archibald Po. Perusahaan ini tidak ada sangkut pautnya dengan maskapai penerbangan asal Indonesia, Lion Air.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya