Berita

Bupati Tolitoli Sulawesi Tengah, M Saleh Bantilan/Net

Nusantara

Terapkan Lockdown Wilayah, Bupati Tolitoli: Jangan Nanti Sudah Ada Yang Tertular Saya Baru Ambil Tindakan, Itu Salah, Pak!

SENIN, 30 MARET 2020 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, memberlakukan karantina wilayah mulai hari ini, Senin (30/3). Kebijakan ini karena meningkatnya kasus virus corona di Sulawesi Tengah wilayah.

Per Minggu (29/3) terdapat 28 kasus PDP Covid-19 di Sulteng, dan satu PDP di Tolitoli. Walau hasil pemeriksaan menyebutkan negatif,  Pemerintah Kabupaten Tolitoli menganggap perlu dilakukan upaya pencegahan penyebaran sedini mungkin.

Bupati Tolitoli Sulawesi Tengah, M Saleh Bantilan, menyatakan tindakan tegas yang akan dia lakukan terkait persebaran pandemi Covid-19.


Lelaki nyentrik dengan rambut gondrong berantakan itu menyampaikan kebijakannya lewat tayangan video di akun Twitter pribadinya.

Lumayan unik, karena berbeda dengan pejabat lainnya yang tampil lebih formil, Saleh Bantilan malah berpenampilan seadanya dengan celana pendek dan kaus oblong.

Laki-laki yang juga telah dinobatkan sebagai Raja Tolitoli ini menyampaikan kebijakan lockdown diberlakukan di daerahnya pada Senin (30/3). Kebijakan karantina wilayah tersebut menurutnya akan diberlakukan selama 14 hari.

"Penutupan akses ini mulai berlaku pukul 00.00 WITA, Senin 30 Maret 2020 dini hari. Akses kendaraan, akses dari daerah Palu, Kotaraya, dan juga Buol, ditutup."

Kebijakan tersebut juga akan berlaku di sektor penerbangan.

"Dan penerbangan, hanya saya izinkan 2 hari sekali. Itupun harus kita periksa. Ini juga berlaku dengan jalur melalui laut."

Dia melakukan ini sebagai tindakan pencegahan agar wabah virus corona tidak tersebar di daerah yang dia pimpin.

"Jangan nanti sudah ada yang tertular, sudah ada yang positif, baru saya ambil tindakan. Itu salah, Pak," ujarnya.

Dia beranggapan bahwa saat ini harus ada keputusan yang diambil secara tegas untuk menangani Covid-19.

Sebelumnya, pria yang sudah tercatat sebagai kepala daerah di Tolitoli Sulawesi Tengah sejak 2016 ini mengungkapkan keterbatasan alat perlindungan diri.

"APD untuk tenaga medis di RSU Mokopido yang ditunjukan sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 itu hanya ada 5 unit saja, 3 unit sudah dipakai untuk menangani balita yang PDP dan tidak bisa digunakan kembali. Berarti tinggal 2 unit," katanya.

Untuk itulah, salah satu alasan diberlakukan karantina di wilayahnya adalah kurangnya alat-alat pendukung kesehatan.

"Hasil rapat kemarin bersama unsur Muspida, Kabupaten Tolitoli akan karantina wilayah selama 14 hari," ungkap Saleh Bantilan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya