Berita

Foto: Inquirer

Dunia

Semua Pesawat Lionair Dilarang Terbang Setelah Kecelakaan Di Manila

SENIN, 30 MARET 2020 | 01:14 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Semua pesawat yang dimiliki maskapai Lionair Inc. milik Filipina dilarang terbang menyusul kecelakaan salah satu pesawat milik maskapai itu di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Filipina, Minggu malam (29/3).

Larangan terbang itu dikeluarkan Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP).

Ini adalah kecelakaan kedua yang dialami pesawat milik Lionair dalam enam bulan terakhir. Kecelakaan sebelumnya terjadi pada 1 September 2019 di Kota Calamba, Provinsi Laguna.


Lionair Inc. adalah perusahaan penerbangan yang dimiliki pengusana Archibald “Archie” Po, salah seorang teman baik Presiden Rodrigo Duterte.

“Saat ini yang dapat kami lakukan adalah grounding semua pesawat Lionair. Ini cukup mengkhawatirkan. Kami akan melihat catatan Lionair secara mendalam,” ujar Deputi Direktur Jenderal CAAP Donald Mendoza seperti dikutip dari Inquirer.

“Sudah barang tentu kami akan melalukan investigasi secara menyeluruh dan akan menyarankan tindakan yang perlu diambil,” ujarnya.

Kecelakaan yang terjadi melibatkan pesawat Westwind 24 dengan nomor penerbangan RPC 5880. Pesawat yang sudah sempat take off terjatuh di ujung landasan pacu sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Disebutkan pesawat dalam perjalanan untuk evakuasi medik menuju Bandara Haneda di Tokyo, Jepang.

Delapan orang yang ikut dalam penerbangan itu, termasuk seorang warga negara Amerika Serikat dan seorang warganegara Kanada, tewas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya