Berita

Orang menggunakan masker untuk menghindari infeksi virus corona/Net

Dunia

Para Ahli: Jika AS Tak Cabut Sanksi Iran, Wabah Akan Memburuk Di Kawasan

MINGGU, 29 MARET 2020 | 18:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran kembali kesulitan. Upaya untuk mencegah penyeberan virus corona atau Covid-19 terus terhambat oleh sanksi dari Amerika Serikat.

Semua upaya, mulai dari menyemprot disinfektab secara teratur di tempat-tempar umum, menutup sekoklah hingga universitas, dan membatalkan pertemuan-pertemuan umum terus dilakukan.

Pemerintah bersama dengan Angkatan Bersenjata juga telah menyiapkan rumah sakit darurat dan klinik untuk memeriksa suspect pasien corona.


"Tapi sanksi AS telah menghambat upaya tersebut," demikian keterangan dalam sebuah video yang diunggah oleh Press TV.

Pada dasarnya, sanksi AS telah membuat Iran kesulitan untuk mendapatkan pasokan medis yang menjadi senjata utama untuk melawan virus.

"Mereka telah menghalangi impor pasokan medis vital, dan menguras sumber daya ekonomi Iran, sehingga merusak kemampuan negara untuk melawan virus sebagai hasilnya," lanjut keterangan video tersebut.

Walaupun desakan dari berbagai pihak telah bermunculan agar AS mencabut sanksinya, namun itu tidak dilakukan oleh Presiden AS Donald Trump.

Saat ini, para ahli sendiri mengingatkan, jika AS terus memberlakukan sanksinya, maka akan berdampak buruk. Bukan hanya bagi Iran, namun juga kawasan dan bahkan semua negara.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya