Berita

Sekretaris RW 04, Eko Ariyanto/RMOL

Nusantara

Diluruskan Pengurus RW, Cipinang Melayu Tidak Lockdown Tapi Karantina Wilayah

MINGGU, 29 MARET 2020 | 15:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengurus RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur meluruskan informasi yang beredar terkait lockdown di wilayah Cipinang Melayu.

Sekretaris RW 04, Eko Ariyanto mengatakan, pihaknya tidak memberikan istilah lockdown untuk penutupan jalan yang dilakukan warga RW 04, di mana kegiatan itu telah diketahui oleh pihak Kelurahan Cipinang Melayu.

"Istilah lockdown itu tidak ada di dalam pengurus kami. Jadi tidak ada istilah lockdown disini. Adanya adalah penutupan sementara karantina wilayah," ucap Eko Ariyanto kepada wartawan, Minggu (29/3).


Karantina wilayah RW 04 Cipinang Melayu ini, kata Eko, merupakan respon dari Kelurahan Cipinang Melayu yang menyatakan bahwa wilayah mereka terdapat warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

"Untuk RW 04 Cipinang Melayu saat ini mulai kemarin 28 Maret hasil dari rapat seluruh pengurus RT, LMK, dan juga RW dan juga mengetahui dari pihak kelurahan bahwa statusnya kita saat ini sudah wilyah ODP. Jadi hasil dari rapat kita melakukan penutupan jalan keluar masuk warga," jelas Eko yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu.

Dari rapat itu, kata Eko, sebanyak 900 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 2.500 penduduk telah setuju untuk dilakukan penutupan jalan.

Sehingga, hanya ada satu pintu dari tiga pintu yang dibuka untuk akses keluar masuk warga sekitar.

"Untuk mengurangi penularan Covid-19 ini, kita mencoba dari pengurus dan mengetahui dari pihak kelurahan melakukan penutupan jalan-jalan yang ada di wilayah kita dan kita berlakukan satu pintu. Nantinya kita juga akan ke depannya menyiapkan penyemprotan disinfektan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya