Berita

Para Pemuka Agama Berdoa Bersama/Net

Dunia

Pemuka Agama Bergabung Dan Berdoa Bersama Di Yerusalem Meminta Pandemik Virus Corona Usai

SABTU, 28 MARET 2020 | 11:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Atas inisiatif Walikota Yerusalem, para pemuka agama Kristen, Yahudi, dan Islam, berkumpul dan melakukan doa bersama di Balai Kota Yerusalem.

Doa bersama ini dilakukan setelah Joint Communique, yang dikeluarkan pada 21 Maret. Joint Communique adalah pernyataan bersama yang disetujui oleh para pemuka agama.

Adanya berdoa bersama ini untuk meminta perlindungan atas wabah virus corona yang saat ini menyerang berbagai negara.


Perwakilan dari agama lain juga hadir, termasuk Druze (sebuah komunitas keagamaan yang basisnya umumnya terdapat di Timur Tengah) dan Baha'i (agama monoteistik yang menekankan pada kesatuan spiritual bagi seluruh umat manusia).

Kustodian Fransiskan dari Tanah Suci, Pastor Francesco Patton, mengatakan kegiatan ini sangat penting. Setiap agama kemudian dipersilakan mengucapkan doa sesuai tradisinya masing-masing.

"Kita akan berdoa bersama-sama kepada Tuhan yang Mahakuasa agar pandemi ini bisa berhenti," kata Patton, mengutip dari Vatican News.

Patton mengatakan, bahwa manusia hidup dari akar yang sama.

"Ini penting karena kita semua berasal dari akar yang sama, dan dengan akar yang sama ini kita dapat mengekspresikan iman serta keyakinan untuk berdoa kepada Tuhan," kata Pattton.

Para pemimpin di Gereja Makam Suci (Latin, Ortodoks Yunani, dan Armenia) menyatakan harapan mereka bahwa 'dalam situasi berbahaya ini semua anak-anak Abraham bisa berdoa bersama kepada Yang Maha Kuasa untuk meminta perlindungan dan belas kasihan'.

Usai berdoa bersama, Patton mengungkapkan kemungkinan perayaan Paskah di Yerusalem tidak akan seperti biasanya.

"Akan ada sedikit perayaan, tanpa peziarah, dan dengan komunitas lokal kecil," kata Patton. Namun dia juga menekankan kalau Paskah ini tetap sama esensinya dengan Paskah-paskah sebelumnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya