Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pegawai Kemenkeu Ditemukan Tewas Di Kamar Kos Setelah Mengeluh Demam

SABTU, 28 MARET 2020 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rezka Hastara ditemukan tewas di kamar indekosnya, di wilayah Senen, Jakarta Pusat.

Jasad korban diketahui setelah warga mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar korban di Jalan Bungur Besar, Jumat (27/3). Korban diperkirakan meninggal sejak dua atau tiga hari lalu. Menurut info yang didapat, Reska tinggal sendirian di kamar lantai dua.

"Saya lihat tiga hari lalu terakhir masih lihat. Sebelumnya korban sudah mengaku kalau dirinya sudah sakit sejak sepuluh hari lalu, mengaku sih sakit pusing kepala. Dia biasanya sering nyuruh beli makanan," ucap salah seorang saksi.


Karena curiga bau tidak sedap, saksi membongkar kaca nako kamar korban. Terlihat korban sudah kaku.  

Sebelumnya, korban menjadi notulen rapat pada Senin (16/3) di Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kemenkeu. Pada saat itu korban menderita demam sehingga pimpinan dan anggota rapat memintanya segera pulang dan cuti.

Sore harinya, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kemenkeu, mendapat laporan ada satu CPNS LMAN Kemenkeu yang menjadi suspect covid-19 oleh Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kabar itu kemudian direspon dengan menutup LMAN pada Selasa (17/3) untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. LMAN juga memberlakukan work from home (WFH) kepada 50 persen pegawainya.
Korban Reska termasuk pegawai yang kebagian WFH.

Jumat (20/3), LMAN memperluas WFH menjadi 81,25 persen. Kemudian, Kamis (26/3) LMAN memperluas WFH menjadi 100 persen.

Pada Jumat (27/3), Divisi SMAKKI mengadakan rapat koordinasi via konferensi video, tetapi korban Reska tidak muncul.

Jumat sekitar jam 14.45 WIB, pimpinan mendapat kabar bahwa Reska telah meninggal.

Jasad korban sudah dibawa Dinas Kesehatan DKI Jakarta dengan petugas berseragam lengkap penanganan covid-19 ke RSCM untuk diautopsi. Polsek Senen masih menyelidiki penyebab kematian korban.

Aparat belum bisa menyebut korban meninggal karena virus corona.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya