Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Warga Tambun Selatan Dan Cibitung Geger Akan Di Lockdown, Jubir Covid-19 Kabupaten Bekasi: Hoax!

SABTU, 28 MARET 2020 | 01:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Warga Tambun Selatan dan Cibitung, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan kabar akan dilakukan lockdown pada awal April 2020 nanti di kedua kecamatan terakhir.

Kabar itu langsung beredar dikalangan warga Tambun Selatan dan Cibitung pada hari ini Jumat (27/3).

Bahkan, warga di dua kecamatan tersebut langsung berbondong-bondong menyiapkan bahan pokok seperti makanan dan kebutuhan rumah tangga untuk mempersiapkan lockdown yang dikabarkan mulai awal April nanti.


Jurubicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyebut kabar yang beredar di kalangan warga dua Kecamatan tersebut merupakan kabar yang tidak benar alias hoax.

"Tidak betul (Tambun Selatan dan Cibitung di lockdown). Hoax," ucap Alamsyah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/3).

Menurut Alamsyah, Pemerintah Kabupaten Bekasi khususnya Gugus Tugas saat ini tengah menganalisa situasi untuk melakukan pendamping terhadap orang dalam pemantauan (ODP) yang diisolasi.

"Yang ada gugus tugas menganalisa situasi dan menyimpulkan kita bergerak pendampingan ODP yang diisolasi dengan menyiapkan kebutuhannya seperti pangan, bahan sanitasi dan lain-lain," jelasnya.

Kabar yang beredar, dua kecamatan yakni Tambun Selatan dan Cibitung akan di lockdown lantaran terdapat warga yang positif Covid-19. Bahkan, kedua kecamatan itu akan di lockdown dikarenakan merupakan zona merah penyebaran Covid-19.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya