Berita

Pangdam Jaya, Mayor Jenderal Eko Margiyono/Net

Kesehatan

Pimpin RS Wisma Atlet, Pangdam Jaya Sudah Siapkan Skenario Andai Membludak

JUMAT, 27 MARET 2020 | 22:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pangdam Jaya, Mayor Jenderal Eko Margiyono resmi ditunjuk Satgas Covid-19 untuk memimpin Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran dalam menangani pasien pandemik corona. Pangdam Jaya bertanggung jawab pada operasi harian rumah sakit.

Sejauh ini, RS Wisma Atlet telah menampung lebuh dari 200 pasien. Dua tower disiapkan sebagai lokasi khusus perawatan, yakni tower 6 dan 7. Satu tower dikhususkan untuk tempat penginapan petugas kesehatan, relawan, dan perawat, sedangkan satu tower lainnya menjadi pusat operasi Satgas.
 
Mayjen Eko mengatakan, hingga saat ini RS darurat Wisma Atlet terus mengalami peningkatan fasilitas dan sumber daya. Namun peningkatan akan tetap dibutuhkan guna mengantisipasi jumlah pasien yang bertambah.


“Dari hasil simulasi Forkompida DKI, wilayah Jakarta paling banyak skenario terburuknya, mencapai 6.000-8.000 pasien positif,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (27/3).

Sejauh ini, jelas Eko, sejumlah pihak, baik dari Kemenkes, Kemen PUPR, BUMN, TNI, Polri hingga relawan turut terlibat menyiapkan sarana dan prasarana RS darurat di Wisma Atlet.

Beroperasi sejak 23 Maret, kini Wisma Atlet sudah menampung 208 pasien terpapar virus corona. Jika jumlah pasien bertambah, pemerintah telah menyiapkan rencana antisipasi dengan menyiagakan dua tower tambahan sebagai ruang perawatan.

"Kalau skenario bertambah buruk, kami bisa gunakan skenario berikutnya, yaitu tower empat dan lima," tutup jenderal bintang dua ini.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya