Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Gotong Royong Hadapi Corona, Jubir Pemerintah: Yang Kaya Bisa Lindungi Yang Miskin

JUMAT, 27 MARET 2020 | 17:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19) Achmad Yurianto, kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bekerjasama melawan pandemi global ini.

Dia mengatakan, virus ini bisa dilawan dengan tetap tinggal di rumah atau menerapkan isolasi mandiri (self isolated).

"Bukan berarti tidak produktif (tinggal di rumah). Silahkan melakukan pekerjaan dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah. Ini adalah cara yang paling tepat untuk memutus rantai penularan dari penyakit ini," kata Achmad Yurianto, di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (27/3).


Penerapan isolasi mandiri ini, lanjut Achmad Yurianto, merupakan satu kesatuan dengan pembatasan kegiatan sosial di luar rumah (social diatancing).

"Kalau ini bisa kita lakukan bersama-bersama, di mana semua orang saling melindungi. Yang sakit melindungi yang sehat agar tidak tertular oleh penyakitnya. Yang sehat melindungi yang sakit agar tidak keluar dari rumah dan melakukan kegiatan yang tidak perlu di luar rumah," ucap Achmad Yurianto.

Selain itu, upaya gotong royong dari segi ekonomi juga mesti berjalan di lingkungan masyarakat. Di mana, keluarga yang terbilang mampu disatu lingkungan masyarakat, bisa membantu tetangga yang kurang mampu.

"Yang kaya melindungi yang miskin agar bisa hidup dengan wajar. Dan yang miskin melindungi yang kaya agar tidak menularkan penyakitnya ini menjadi kerja sama yang penting," pungkas Achmad Yurianto menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya