Berita

Anies telah angkat harkat para petugas medis yang jarang diekspos di tengah wabah corona/RMOL

Politik

Anies Telah Buka Mata Publik Soal Peran Petugas Medis Yang Bekerja Di Balik Layar

JUMAT, 27 MARET 2020 | 16:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah-langkah responsif dan akseleratif Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani Coronavirus Disease (Covid-19) di ibukota, secara tidak langsung telah membuka mata publik soal peran di balik layar para petugas medis.

Dukungan Anies terhadap tenaga medis yang telah berjuang keras mengobati pasien Covid-19 dengan menyediakan penginapan berupa kamar hotel dan fasilitas antar jemput, membantu mereka dalam menghadapi tekanan pekerjaan maupun lingkungan.

"Dalam melakukan pekerjaan besar, kebanyakan orang melupakan faktor di belakang layar," ungkap anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif, saat dihubungi, Jumat (27/3).


"Nah Pak Anies kan Gubernur yang peduli dengan hal-hal yang kecil  ya. Salah satu orang yang di balik layar, berjibaku, adalah para perawat. Tetapi jarang terekspos," sambungnya.

Selain mengapresiasi langkah yang dilakukan Anies, Syarif juga menyatakan bahwa Anies sesungguhnya telah memprediksi akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Ibukota dan telah menyiapkan skenario lockdown.

"Tetapi karena kewenangan tersebut berada di pemerintahan pusat, ketika tidak diizinkan, pak Anies pun putar otak. Ketika di situ ada hambatan dia memikirkan langkah yang lain," jelas Syarif.

Untuk menekan risiko penyebaran dan penularan Covid-19, Syarif pun mengajak semua pihak, baik pemerintah pusat dan daerah, untuk saling bekerja sama dan berdoa semoga wabah pandemik ini segera berakhir.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya