Berita

Ilustrasi alat pelindung diri tenaga medis/Net

Nusantara

Bertaruh Nyawa, Jangan Biarkan Petugas Medis Berjuang Tanpa Logistik Yang Cukup

JUMAT, 27 MARET 2020 | 14:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Terobosan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyediakan fasilitas kamar hotel untuk para petugas medis yang sedang berjuang menangani pasien Coronavirus disease (Covid-19) menuai pujian dari banyak pihak.

Yang lebih mengharukan, di setiap kamar hotel tersebut, telah Anies titipkan sepucuk surat yang berisi dukungan dan ucapan terimakasihnya atas pengorbanan para pejuang kemanusiaan itu.

"Surat Gubernur DKI kepada petugas medis adalah hal yang positif dan wajar. Itu adalah bentuk moral support kepada semua petugas medis yang saat ini berada di garis depan perjuangan melawan Covid 19," ungkap mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/3).


Menurutnya, dukungan seperti itu sangat membantu untuk memperkuat dan menaikkan moral para petugas medis di lapangan.

Selain itu dirinya menyatakan, selain dukungan moril, yang paling dibutuhkan oleh petugas medis saat ini, mulai dari dokter, perawat hingga cleaning service di Rumah Sakit adalah penyediaan alat pelindung diri (APD) yang mencukupi.

"Jangan biarkan petugas medis berjuang sendirian di garis depan tanpa dilengkapi dengan senjata dan logistik yang mencukupi," ujar Taufiqurrahman.

Politisi Demokrat ini juga mendukung sepenuhnya rencana pemerintah untuk memberikan insentif kepada petugas medis. Bahkan menurutnya kalau perlu jangan setengah-setengah nilainya.

"Mereka itu nyawa taruhannya. Juga baiknya ada  jaminan asuransi jiwa yang besar kepada petugas medis," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya