Berita

Pasien corona/Net

Dunia

Universitas Washington: Pandemik Corona Bisa Membunuh Lebih Dari 81.000 Orang Di AS

JUMAT, 27 MARET 2020 | 13:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik virus corona bisa membunuh lebih dari 81.000 orang di Amerika Serikat dalam empat bulan ke depan dan mungkin tidak akan mereda hingga Juni.

Demikian analisis data yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Washington.

Selain itu, analisis data tersebut, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit diperkirakan akan memuncak secara nasional pada pekan kedua April.


Jumlah korban meninggal dunia juga akan terus bertambah meski pada akhir Juni diperkirakan akan berada di bawah 10 orang per hari.

Berdasarkan data dari pemerintah, rumah sakit, dan sumber lainnya, mereka juga memprediksi jumlah kematian bisa terjadi bervariasi, sekitar 38.000 orang untuk angka terendah dan 162.000 orang untuk angka tertinggi.

Dikatakan oleh Direktur Health Metrics and Evaluation di Universitas Washington, Dr. Christopher Murray, tingkat angka kematian tersebut dikarenakan perbedaan penyebaran virus di berbagai wilayah yang masih sulit dijelaskan oleh para ahli.

Selain menganalisis jumlah kasus, penelitian tersebut juga menganalisis pasokan medis.

Di mana pada puncak epidemi, pasien yang sakit dapat melebihi jumlah tempat tidur rumah sakit yang tersedia sebanyak 64.000 dan dapat membutuhkan penggunaan sekitar 20.000 ventilator.

Untuk itu, Murray mengatakan, pemerintah federal, negara bagian, dan lokal harus melakukan langkah-langkah pencegahan.

"Lintasan pandemik akan berubah dan secara dramatis menjadi lebih buruk jika orang santai akan social distancing dengan tindakan pencegahan lain," kata Murray seperti dimuat Reuters..

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya