Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Seorang Pastor Asal Italia Menyiapkan Kuburan Untuk Dirinya Di Uganda, Bersiap Akan Wabah Virus Corona

JUMAT, 27 MARET 2020 | 11:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pastor di Paroki Katolik Angal di Keuskupan Katolik Nebbi, Uganda, segera mempersiapkan kuburan untuk dirinya sendiri. Ia melakukan itu setelah mendengar saudara dan keluarga di kampung halamannya di Italia meninggal akibat serangan virus corona.

Pastor Elio Zanei, asal Italia, datang ke Uganda pada 1996 karena tugas-tugas pastoral. Orang-orang di sekitarnya terkejut melihat ia meminta sekelompok pemuda menggali kuburan untuk dirinya sendiri sambil mengatakan bahwa ia telah bersiap menyusul saudara-saudaranya yang sudah lebih dulu meninggal karena virus corona.

Awalnya, pada hari Rabu lalu, Pastor Zanei mengatakan ia sedang menonton televisi. Terlihat berita para korban di Italia yang semakin bertambah setiap harinya. Para korban itu termasuk saudara dan keluarganya.


Melihat itu, dengan perasaan hancur, Pastor Zanei, segera menyiapkan kuburan untuknya. Ia yang juga adalah pastor paroki, mengatakan tidak siap untuk dibawa kembali ke Italia. Ia mungkin akan meninggal di Angal, tetapi ia merasa harus menyiapkan kematiannya dan dimakamkan di parokinya.

Ia pun menyerukan kepada jemaatnya agar saling memaafkan sebelum kematian menjemput. Kematian seperti bom waktu, yang akan datang dengan cepat dan orang-orang harus bersiap untuk itu.

"Sangat menyedihkan melihat orang-orang kami di Italia sekarat seperti itu. Saya menyerukan kepada saudara-saudara Kristen untuk mempersiapkan jalan mereka melalui doa dan belajar bagaimana saling memaafkan dalam hal ini," kata Pastor Zanei.

Pastor Zanei juga mulai mengasingkan dirinya. Ia seperti trauma gara-gara berita itu.

“Pada hari Senin, orang-orang terkejut melihat sekelompok pemuda menggali kuburan di Pemakaman Katolik Angal, tetapi saya hanya mengatakan kepada mereka bahwa Pastor Zanei yang memerintahkan kuburannya untuk digali,” kata seorang warga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya