Berita

Satgas Penanganan Corona Gresik umumkan ada warganya yang positif corona/RMOLJatim

Kesehatan

Satu Orang Positif Corona, Pemkab Gresik Langsung Lakukan Tracking

JUMAT, 27 MARET 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kabupaten Gresik akhirnya memastikan ada seorang warganya yang positif terjangkit corona. Saat ini pasien sudah mendapa perawatan di Surabaya.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, saat menggelar jumpa pers, Kamis petang (26/3).

Pesien positif Covid-19 itu merupakan warga Kecamatan Driyorejo berusia 34 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan saat ini menjalani perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit (RS) Swasta di Surabaya, Jawa Timur.


Satgas kini langsung melakukan pelacakan perjalanan (tracking) ke rumah pasien positif Covid-19 di Kecamatan Driyorejo itu.

“Kami masih melacak untuk mengetahui tracking pasien. Langkah ini dilakukan untuk melacak perjalanan korban dari mana dan siapa saja orang yang pernah kontak dengan langsung dengan pasien ini. Agar mata rantai penyebaran virusnya tidak meluas,” tegasnya.

Ditambahkan Ghozali, data yang dimiliki Kabupaten Gresik hingga Kamis (26/3), pukul 16.00 WIB, jumlah orang yang masuk dalam kategori Covid-19 yakni orang dalam resiko (ODR) 675 jiwa, orang dalam pengawasan (ODP) 57 jiwa, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 19 jiwa. Serta ada satu orang PDP yang telah meninggal dunia, tetapi status resminya belum diketahui.

“Ada seorang PDP yang telah meninggal dunia pada Kamis dini hari (26/3) dan sudah dimakamkan sesuai prosedur SOP. Namun, kita belum mendapatkan status pasti apakah yang meninggal ini positif dan tidak. Karena, kami masih menunggu hasil lab swab dari Balitbangkes Kemenkes RI,” tuturnya.

“Untuk memastikan statusnya agar segera bisa kita dapatkan, Satgas Gresik sudah berkoordinasi ke provinsi Jawa Timur agar hasil lab-nya dipercepat,” tandas Ghozali, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Sementara, Komandan Satgas Penanganan Covid-19 Gresik, Nadlif, mengimbau kepada Kepala Desa (Kades), lurah, dan camat di seluruh wilayah Kabupaten Gresik, agar lebih peka terhadap warganya dengan melakukan berbagai upaya pencegahan.

“Jika ada warga yang dipastikan memiliki gejala, mohon langsung dikoordinasikan dengan Satgas. Supaya mendapat penanganan yang tepat, dari para tenaga medis profesional. Karena, penyakit ini tidak sembarangan,” imbaunya.

“Saya berharap masyarakat Gresik tidak panik berlebihan, untuk menghindari stres yang bisa berakibat menurunnya daya tahan tubuh atau kesehatan. Maka tetap waspada dengan selalu mengunakan masker, cuci tangan, jaga kebersihan. Dan yang paling penting berdoa kepada Allah SWT untuk memohon perlindungannya,” tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya