Berita

Kantor Kedutaan Besar AS di Jakarta/Net

Dunia

AS Desak Warganya Pulang, Benarkah Kapasitas Medis Di Indonesia Tidak Mumpuni?

JUMAT, 27 MARET 2020 | 09:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kapasitas dan kapabilitas Indonesia untuk menangani wabah virus corona terus dipertanyakan oleh banyak negara, termasuk Amerika Serikat.

Hingga pada Kamis (26/3), Kedutaan Besar AS di Jakarta memberikan imbauan agar warga AS di Indonesia untuk segera pulang.

Dalam sebuah pengumuman yang dilampirkan di laman kedutaan, Departemen Luar Negeri AS pada Rabu (25/3) telah memerintahkan anggota keluarga karyawan misi AS yang berusia di bawah 21 tahun untuk segera pulang.


Misi tersebut adalah Kedutaan Besar di Jakarta, Misi AS untuk ASEAN, Konsulat Jenderal AS di Surabaya, dan Konsulat Jenderal AS di Medan.

"Departemen Luar Negeri membuat keputusan ini karena melihat fakta Covid-19 di Indonesia, kapasitas medis Indonesia saat ini, dan ketersediaan penerbangan saat ini dari Indonesia," tulis kedutaan.

Di bawah Global Level 4 Health Advisory, warga AS yang saat ini berada di Indonesia juga harus mengatur jadwal sesegera mungkin untuk pulang, kecuali jika mereka siap untuk menetap untuk waktu yang lama.

"Warga AS yang ingin meninggalkan Indonesia harus membuat pengaturan perjalanan mereka sendiri secepat mungkin, karena penerbangan komersial masih ada, walaupun sangat berkurang," lanjut kedutaan.

Kendati begitu, kedutaan juga menyatakan, layanan untuk warga AS dan fungsi-fungsi misi akan tetap tersedia di mana kantor kedutaan dan konsulat akan tetap dibuka.

Selain itu, keduataan juga meminta warga AS yang bepergian ke luar negeri untuk mendaftarkan diri di Smart Traveler Enrollment Program (STEP) dan selalu mengikuti perkembangan Covid-19 di Indonesia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya