Berita

Warga Bangladesh Antri Pemeriksaan Kesehatan/Net

Dunia

Lockdown Telah Ditetapkan, Warga Bangladesh Protes Tidak Bisa Shalat Di Masjid

JUMAT, 27 MARET 2020 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak semua warga Bangladesh bisa menerima keputusan pemerintah untuk menjalankan sholat di rumah, termasuk keputusan meniadakan sholat Jumat untuk sementara waktu, terkait wabah virus corona.
 
Seorang ulama mengatakan mereka bisa saja mengenakan masker.

"Orang bisa menggunakan masker wajah dan peralatan pelindung lainnya," kata ulama itu, yang bernama Khalilur Rehman Madani.


Demikian juga warga lainnya yang merasa keberatan dengan keputusan penundaan ibadah shalat Jumat sementara waktu. Ini membuat Yayasan Agama Islam di negara itu bakal mengadakan rapat segera untuk menghentikan aksi protes warga.

"Kami tidak pernah menduga akan mengalami hal ini, tidak ada shalat di masjid?" keluh warga.

Sebelumnya, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengimbau umat Islam di negara itu untuk melaksanakan sholat di rumah termasuk pelaksanaan shalat Jumat.

“Saudara-saudara muslim, lakukanlah ibadah-ibadah Anda di rumah. Dan saudara-saudari seiman dari agama lain, ibadahlah Anda di rumah,” kata Hasina dalam pidatonya, melansir Anadolu Agency,Kamis (26/3).

Pemerintah Bangladesh meminta warga menghindari tempat-tempat ramai, serta berdiam diri di rumah. Pemberlakuan lockdown telah dimulai sejak Selasa lalu. Perjalanan dari dan ke negara itu ditangguhkan, demikian juga perjalanan ke luar kota. Tentara banyak diturunkan untuk menertibkan kondisi ini.

Angka kematian di Bangladesh telah mencapai 5 orang akibat virus corona. Sebanyak 39 lainnya positif terinfeksi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya