Berita

Peta wilayah Kosovo/Net

Dunia

Koalisi Pemerintahan Runtuh Akibat Corona, Kosovo Diminta Fokus

KAMIS, 26 MARET 2020 | 22:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wabah virus corona telah meruntuhkan koalisi pemerintahan Kosovo yang dipimpin oleh Perdana Menteri Albin Kurti.

Semua bermula ketika Menteri Dalam Negeri, Agim Veliu mendukung presiden untuk mengumunkan pemberlakukan status darurat terkait dengan pandemik corona atau Covid-19.

Sayangnya, proposal tersebut ditolak oleh Kurti yang mengganggap status tersebut tidak dibenarkan.


Seiring dengan penolakan Kurti, ia juga langsung memecat Veliu yang membuat partai Kiga Demokratik Kosovo (LDK) mengajukan mosi tidak percaya ke parlemen. LDK sendiri merupakan bagian dari koalisi yang baru terbentuk pada Oktober 2019.

Tibalah pada hari pemungutan suara pada Rabu (25/3). Hasilnya, mayoritas 120 kursi parlemen mendukung mosi tidak percaya. Di mana hanya 29 yang mendukung Kurti.

"Dengan memecat menteri LDK tanpa konsultasi apa pun, perdana menteri mematahkan koalisi pemerintahan," kata seorang anggota LDK, Arben Gashi seperti dimuat Reuters.

Dengan adanya perselisihan politik ini, Jerman dan Prancis meminta agar para pemimpin politik di negara Balkan itu untuk mengesampingkan perbedaan dan fokus pada upaya penanggangan penyebaran virus.

Dalam pernyataan bersamanya, Jerman dan Prancis juga mendesak LDK untuk mempertimbangkan kembali seruan mosi tidak percaya.

"Prancis dan Jerman prihatin dengan situasi politik di Kosovo pada saat kesatuan politik diperlukan untuk menghadapi krisis Covid-19," demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Saat ini, Kosovo sendiri memiliki 63 kasus corona dengan satu orang meninggal dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya