Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Kasus Positif Covid-19 Tambah 103 Orang, Berikut Sebaran Daerah Rawan Penularan

KAMIS, 26 MARET 2020 | 18:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia per Kamis (26/3) hari ini bertambah menjadi 103 kasus. Jumlah ini berasal dari sejumlah daerah yang bisa dikatakan rawan penularan.

Mengacu data yang ditampilkan jurubicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto, daerah yang menyumbang penambahan kasus hari ini, dan penyebarannya rawan terdapat di 12 daerah.

Jika dirinci, terdapat dua kategori daerah yang bisa dikatakan rawan. Kategori pertama adalah daerah yang mulai rawan penularan, karena sebelumnya belum ada kasus positif di daerah tersebut.


Daerah-daerah dengan kategori yang mulai rawan positif adalah Aceh, karena ada satu kasus positif baru. Selain itu, ada Sumbar yang sudah ada 3 kasus positif baru. Untuk daerah lainnya adalah Sulawesi Tengah, yang baru mendapat satu kasus positif di hari ini.

Sementara untuk daerah dengan kategori rawan, karena sudah ada banyak kasus positif adalah DKI Jakarta. Ibukota negara ini bisa dikatakan paling rawan, karena tambahan kasus pada hari ini saja mencapai 53 orang. Jika ditambah dengan data sebelumnya yang sebanyak 462 kasus, maka totalnya 515 kasus.

Daerah rawan lainnya ada di Sulawesi Selatan, karena ada tambahan kasus positif sebanyak 14 orang. Jika ditambah dari jumlah sebelumnya, 13 kasus, maka total kasus positif menjadi 27 orang.

Untuk daerah selanjutnya yang bertambah berada di wilayah Jatim, yakni sebanyak 8 orang terkonfirmasi positif. Sehingga totalnya menjadi 59 kasus.

Adapula tambahan kasus positif di wilayah Jabar, yang pertambahannya sebanyak 5 kasus. Jika diakumulasi dari data kemarin, maka total kasus positif adalah sejumlah 78 kasus.

Daerah paling timur Indonesia, yakni Papua, juga kembali mendapatkan tambahan kasus positif sebanyak 4 kasus. Sehingga totalnya menjadi 7 kasus.

Di wilayah Jawa Tengah yang jumlah kasus sebelumnya sudah sebanyak 38 orang terkonfirmasi positif, mendapat tambahan kasus sebanyak 2 orang. Maka jika di total, sudah ada 40 kasus di daerah ini.

Sementara, ada pula daerah lainnya yang angka kasus positifnya masih rendah, tapi mendapat tambahan 2 kasus. Daerah itu adalah Kalimantan Tengah, dari awalnya 4 kasus menjadi 6 kasus.

Kemudian di Lampung, yang awalnya satu kasus menjadi 3 kasus. Selain itu ada pula tambahan satu kasus di Riau, yang mulanya satu kasus menjadi total 2 kasus.  

Untuk tambahan kasus yang masih dalam tahap verifikasi lokasi juga terdapat tambahan kasus cukup banyak. Tambahan kasus positif dari sini adalah sebanyak 7 kasus. Jika diakumulasi dari jumlah sebelumnya sebanyak 13 kasus, maka totalnya menjadi 20 kasus.

Adapun untuk daerah-daerah yang tidak ada tambahan kasus di hari ini, tapi sudah ada kasus positif ada sebanyak 15 wilayah. Berikut ini datanya:

1. Bali : 9 Kasus
2. Banten : 67 kasus
3. DIY : 16 kasus
4. Jambi : 1 kasus
5. Kalbar : 3 kasus
6. Kaltim : 11 kasus
7. Kalsel : 1 kasus
8. Kepri : 1 kasus
9. NTB : 2 kasus
10. Sumsel : 1 kasus
11. Sulut : 2 kasus
12. Sumut : 8 kasus
13. Sultra : 3 kasus
14. Malut : 1 kasus
15. Maluku : 1 kasus

Dari data-data ini, Achmad Yurianto mengkonfirmasi total penambahan jumlah kasus positif per hari ini mencapai 893 kasus. Untuk kasus sembuh menjadi 35 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia melonjak menjadi 78 orang.

Oleh karena itu, pemerintah kata Achmad Yurianto, mengimbau agar masyarakat waspada akan penularan virus corona. Ia pun meminta agar masyarakat menerapkan social distancing dan self isolated dengan disiplin.

"Ini hendaknya menjadi atensi kita, di dalam konteks mewaspadai," imbau Achmad Yurianto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya