Berita

Presiden China, Xi Jinping saat mengunjungi Kota Wuhan/Net

Dunia

Salahkan China Atas Pandemik Corona, Dubes AS: Setelah Krisis Mereda, Kita Harus Evaluasi

KAMIS, 26 MARET 2020 | 17:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah membahayakan dunia dengan menekan informasi mengenai wabah virus corona atau Covid-19 hingga pada akhirnya menyebar sejauh saat ini.

Hal itu disampaikan oleh Dutabesar Amerika Serikat untuk Inggris, Woody Johnson dalam sebuah artikel untuk surat kabar The Times yang diterbitkan pada Kamis (26/3).

"Pertama, ia berusaha untuk menekan berita itu," kata Johnson seraya mengatakan Beijing kemudian secara selektif berbagi informasi penting sembari menghalangi otoritas kesehatan internasional.


"Seandainya China melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat, lebih banyak penduduknya sendiri, dan seluruh dunia, mungkin terhindar dari dampak paling serius dari penyakit ini," lanjutnya seperti dimuat Reuters.

Menurut Johnson, ketika krisis corona sudah mereka, dunia harus mulai mengevaluasi hal tersebut dan mulai melakukan kolaborasi internasional untuk mencegah insiden yang sama terulang lagi.

"Ketika krisis akhirnya mereda, kita harus memeriksa hasilnya dan mengevaluasi biayanya," ujarnya.

Ada pun pernyataan Johnson sendiri sejalan dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Trump mengatakan, seharusnya China bertindak lebih cepat untuk memperingatkan wabah ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya