Berita

Gubenur Jateng, Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Prihatin Kasus Virus Corona Meningkat Tajam, Ganjar Pranowo: Jangan Menyepelekan Dan Merasa Kuat

KAMIS, 26 MARET 2020 | 06:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jawa Tengah mencatat kenaikan angka kasus virus corona per Rabu (25/3) naik menjadi dua kali lipat. Sehari sebelumnya, jumlah kasus adalah 19. Hari ini menjadi 38 orang. Gubernur Ganjar Pranowo pun segera meminta bupati wali kota memperketat pengawasan di wilayah masing-masing

“Saya sampaikan update corona di Jawa Tengah. per Rabu pukul 17.30 ini,  pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 19 orang!” ujar Ganjar dalam keterangannya, Rabu (25/3).

Ke-19 pasien positif baru tersebut dirawat di beberapa rumah sakit, yaitu: di RS Moewardi Surakarta sebanyak 1 orang, RSUP Dr Kariadi Semarang 2 orang, RS Wongsonegoro Semarang 4 orang, RSUD Goeteng Purbalingga 3 orang, RSUD Cilacap 1 orang, RSUD Banyumas 3 orang, RS Kardinah Tegal 1 orang, RSUD Soediran Wonogiri 1 orang, RS Sudjono Magelang 2 orang, dan RSUD Setjonegoro Wonosobo 1 orang.


Total di Jawa Tengah saat ini positif Covid-19 berjumlah 38 orang.
“Yang dirawat 34 orang, dan meninggal 4 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2858 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 257,” lanjut Ganjar.

Penambahan tersebut sangat signifikan. Ganjar menekankan bahwa hal itu harus menjadi perhatian serius.

“Alarm sudah berbunyi dan semakin keras dari hari ke hari. Maka saya meminta Bapak Ibu semakin waspada, semakin aware terhadap wabah ini. Saya ingatkan, jangan menyepelekan, jangan merasa kuat dan sehat lalu berbuat semau sendiri tanpa mengindahkan himbauan pemerintah,” tegas Ganjar.

Seseorang yang merasa sehat bukan berarti tidak bisa tertular virus corona. Bisa saja ia telah tertular tetapi ia tidak merasakan gejala apa pun. Namun, orang itu bisa menularkan virus ini pada orang tua, isteri, dan anak-anaknya.  Ganjar mengingatkan jangan sampai merasa menyesal.

Perlu mematuhi imbauan pemerintah untuk berdiam di rumah dan hanya keluar jika ada kepentingan mendesak.

Ganjar juga mencermati pergerakan warga yang mempercepat arus mudik. Kebanyakan warga buru-buru melakukan pulang kampong semenjak adanya anjuran physical distancing dan WFH serta home learning.  

“Kemarin kita tahu ada 80 bus membawa 1776 penumpang dari Jakarta ke Jepara. Juga terjadi peningkatan penumpang dari Jabodetabek yang turun di terminal-terminal di Jateng.

“Misalnya pada 22 Maret di terminal Bulupitu Purwokerto ada 2323 penumpang turun dan di Terminal Giri Adipura Wonogiri ada 2625 penumpang. Situasi yang sama juga terjadi di terminal Cepu, Pemalang, kebumen, Wonosobo, Cilacap,” ujar Ganjat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya