Berita

Presiden Jokowi bersama keluarga saat beri pernyataan atas wafatnya ibundanya/RMOL

Nusantara

Ibunda Jokowi Akan Dimakamkan Di Mundu, Karanganyar

KAMIS, 26 MARET 2020 | 00:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Duka mendalam terpancar dari raut wajah orang nomor satu di Indonesia saat memberikan pernyataan resmi terkait meninggalnya sang ibunda, Sudjiatmi Notomihardjo, Rabu (25/3) sore tadi di RS DKT Solo.

Diawali dengan Bismillah dan mengucapkan Inna Lillahi Wainna IIlahi Rojiun sebanyak tiga kali, Jokowi menyampaikan jika sore tadi pada pukul 16.45 WIB sang ibunda sudah menghadap sang Khalik dengan tenang di RS DKT Solo.

"Inna Lillahi Wainna IIlahi Rojiun (3 kali) tadi sore pada jam 16.45 WIB, telah berpulang kehadirat Allah SWT ibunda kami Sri Sujiatmi Notomiharjo," jelasnya kepada awak media, Rabu malam (25/3) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jateng.


Menurut Jokowi ibundanya sudah menderita sakit hampir 4 tahun lamanya. Dan pihak keluarga juga sudah mengupayakan beragam pengobatan termasuk di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

"Kita semuanya sudah berusaha berikhtiar di rumah sakit RSPAD Gatot Subroto tapi memang Allah sudah menghendaki," lanjutnya.

Jokowi menambahkan, atas nama keluarga besar, meminta agar semua dosa-dosa ibundanya diampuni oleh Allah SWT dan husnul khatimah.

Terkait lokasi pemakaman, ibunda Jokowi akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Mundu, Gondangrejo, Karanganyar berangkat dari rumah duka sekira pukul 13.00 WIB.

"Pemakaman Insya Allah besok jam 1 siang di Mundu Kabupaten Karanganyar," pungkas Jokowi.

Sudjiatmi Notomihardjo lahir pada 15 Februari 1943 dan menikah dangan  Widjiatno. Dalam pernikahan itu dikarunia 5 orang anak. Yang pertama adalah Joko Widodo, Iit Sriyantini, Idayati dan Titik Ritawati.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya