Berita

Foto: Net

Dunia

Pesimis China Punyal Nol Kasus Lokal Baru, Warga Hubei Enggan Keluar Rumah Meski Lockdown Sudah Dicabut

RABU, 25 MARET 2020 | 18:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Beberapa warga Provinsi Hubei enggan untuk keluar rumah meski lockdown sudah dicabut.

Sementara itu, Perdana Menteri China, Li Keqiang memperingatkan pemerintah daerah untuk tidak menutupi kasus baru corona atau Covid-19.

Peringatan ini diberikan Li seiring dengan rencana pelonggaran pembatasan perjalanan di Provinsi Hubei dan prediksi para pakar yang mengatakan China kemungkinan memiliki kasus lokal baru di mana kasus impor terus melonjak.


Dalam pertemuan kelompok pemimpin pusat pada Senin (23/3), Li mengatakan analisis virus di seluruh dunia menunjukkan, virus corona tidak mungkin hilang seperti SARS.

Meski epidemi di Hubei dan Wuhan pada dasarnya sudah berhenti, namun risiko wabah corona masih terjadi secara sporadis.

"(Kita) harus menyadari langkah pencegahan 'deteksi dini, pelaporan, isolasi, dan pengobatan', untuk menghentikan epidemi di daerah tertentu dan mencegah wabah yang bahkan lebih besar," katanya seperti dimuat The Guardian.

Selama beberapa hari terakhir, China sendiri melaporkan nol atau hanya satu dua kasus lokal baru.

Namun, baik warga maupun para pakar masih mempertanyakan hal tersebut dan khawatir pemerintah menyembunyikan kasus baru untuk pemulihan ekonomi semata.

Mulai Rabu (25/3), warga Hubei, di luar Kota Wuhan sendiri sudah bisa melakukan perjalanan. Sementara untuk Wuhan, pelonggaran akan dimulai pada 8 April.

“Saya sudah di luar sana, masih ada beberapa orang di jalan, tapi jelas lebih sedikit dari biasanya. Saya pikir perjalanan sebenarnya sangat berisiko. Saya khawatir pasien yang dipulangkan akan dites positif nanti, dan nol kasus (pernyataan dari pemerintah) mungkin salah, "kata seorang warga Hubei bernama Tang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya