Berita

Atta Halilintar/Net

Nusantara

Atta Halilintar Dkk Yang Suka Pamer Mobil Mewah Ditantang Sumbang Untuk Penanganan Covid-19

RABU, 25 MARET 2020 | 00:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peran influencer yang memiliki jutaan follower di media sosial seperti YouTube hingga Instagram memiliki peran penting ditengah wabah virus corona (Covid-19). Terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan fantastis dari akun medsosnya itu.

Mereka harusnya terketuk hatinya menyisihkan sebagian hartanya untuk para pekerja informal atau berpenghasilan harian yang terpaksa harus keluar rumah mencari nafkah. Meskipun, pemerintah telah mengimbau untuk Social Distancing (jaga jarak sosial).

Salah satu influencer yang juga berprofesi sebagai tenaga medis, dr Tirta.


Dia mengeluarkan pernyataan cukup keras kepada para influencer yang kerap memamerkan mobil mewah dalam konten media sosialnya. Tapi, cenderung bungkam saat saudaranya sebangsanya membutuhkan bantuan.

Hal itu ditegaskan dr Tirta di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TVOne, Selasa malam (24/3).

"Selayaknya kita, kalian-kalian itu Saudara Atta Halilintar, Reza Arab, dan temen-temennya, yang followernya banyak, yang selalu pamer mobil mewah di setiap Instagram dan YouTube-nya. Tolong lah jual satu mobilmu, berikan donasi kepada teman-temanmu, kalau kamu memang real pahlawan disini men!," ujar dr Tirta.

"Jangan cuman pamer, tapi gak berbagi. Iya gak Pak?," sambungnya menyeru kepada penonton TVOne.

Menurut dr Tirta, sumbangan dari para influencer di tengah pandemi Covid-19 ini sangat membantu para pekerja informal seperti penegemudi ojek online atau Ojol. Sekaligus, turut membantu pemerintah meskipun saat ini pemerintah masih terus memaksimalkan perannya.

"Pemerintah itu butuh proses. Merdeka itu buat Ojol (selaku pekerja informal). Peran influencer itu sangat gede," tandasnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya