Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

PPFI Minta Produksi Film Agar Dihentikan Sementara, Sinemart Jamin Pembayaran Gaji

SELASA, 24 MARET 2020 | 19:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Semua perusahaan film, khususnya yang merupakan anggota Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) diimbau untuk menghentikan seluruh kegiatan produksi film. Imbauan ini berlaku untuk sementara waktu, di tengah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Demikian disampaikan Pengurus Pusat PPFI dalam keterangan yang ditandatangani Ketua Umum, Deddy Mizwar, dan Sekjen Zairin Zain.

Anggota PPFI juga diminta untuk mengikuti seluruh kebijakan Pemerintah Indonesia dalam memerangi penyebaran virus corona.


“Seperti diketahui bahwa virus corona atau Covid-19 telah resmi ditetapkan sebagai pandemi global oleh WHO. Seluruh negara termasuk Indonesia pun melakukan pencegahan agar penyakit tersebut tidak semakin menyebar luas ke masyarakat,” bunyi pernyataan PPFI yang ditandatangani hari Senin (23/3) itu.

Sementara dalam keterangan yang dikeluarkan hari Selasa (24/3), rumah produksi Sinemart menyatakan menghentikan semua produksi film per tanggal 25 Maret.

Dalam keterangan yang ditandatangani produser Leo Sutanto disebutkan bahwa Sinemart  menjamin pembayaran honor crew melalui sistem pembayaran bulanan seperti yang berlaku selama ini.

“Untuk para pemain, pengambilan giro ditiadaka, diganti menjadi transfer dan bukti transfer akan dikirimkan melalui WA kepada masing-masing pemain,” tulis keterangan itu.

Sinemart berharap semua crew dan pemain menjaga kesehatan diri dan keselamatan masing-masing di rumah.  

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya