Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

PDP Corona Di Purworejo Meninggal, Pemakamannya Hanya Dihadiri 5 Orang

SELASA, 24 MARET 2020 | 16:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Nasib tragis dialami seorang warga Kelurahan Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo. Berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejak Sabtu (21/3), warga tersebut akhirnya meninggal pada Senin malam (23/3).

Pasien berusia 68 tahun itu dirawat dengan keluhan sesak napas. Pasien berjenis kelamin perempuan ini meninggal di ruang isolasi RSUD Tjitrowardojo sekira pukul 11.00 WIB, Senin (23/3). Jenazah langsung dimakamkan sekira pukul 01.00 WIB di TPU Malang Sucen Jurutengah.

Menurut salah satu tetangga korban, A, sebelum mengeluh sakit, ada salah satu anak almarhum yang bekerja sebagai pelaut pulang pada Senin pekan sebelumnya (15/3). Tiga hari di rumah, anak tersebut pergi lagi untuk bekerja pada Kamis (18/3).


"Jenazah almarhum hanya diantar oleh sopir ambulans RSUD. Yang menggali makam sekaligus datang ke prosesi pemakaman juga hanya lima orang warga, hanya lima orang termasuk keluarga," jelas A yang suaminya juga ikut datang ke pemakaman.

Jenazah sempat dishalatkan oleh kelima warga tersebut. Namun posisi jenazah yang tertutup rapat tetap di dalam ambulans.

"Jenazah langsung dimasukkan ke liang lahat, kemudian langsung ditutup tanah. Saat ini warga juga berjaga di rumah korban, supaya si anak yang diduga pembawa virus tidak datang," lanjut wanita yang juga aktif peduli Covid-19 ini.

Diperoleh informasi, bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit paru-paru. Jubir Pemkab terkait corona, dr Darus, ketika dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJateng hanya mengatakan belum ada hasil lab yang menyatakan almarhum positif corona.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya