Berita

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona baru (Covid-19), Achmad Yurianto/Istimewa

Kesehatan

Jangan Panik! Ini Cara Rasional Yang Bisa Dilakukan Masyarakat Jika Merasa Terjangkit Corona

SENIN, 23 MARET 2020 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona baru (Covid-19), Achmad Yurianto kembali memberikan imbauan tidak panik ke masyarakat jika merasa terjangkit.

Sebab katanya, pemerintah telah menyiapkan banyak kanal dan kebijakan yang siap memberikan pelayanan kesehatan.

"Kami berharap masyarakat bisa mehamahami bila merasa sakit atau tertular oleh orang lain, maka disarankan menghubungi fasilitas kesehatan mana pun,” ucap Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur, Senin (23/3).


Saat menghubungi fasilitas kesehatan, masyarakat bisa berkonsultasi terkait sakit yang dideritanya, serta meminta bantuan darurat jika diperlukan. Karena belakangan muncul rumor tentang penggunaan obat klorokuin dan avigan yang disebut-sebut bisa mencegah penularan virus corona.

Padahal, diterangkan Achmad Yurianto, kedua obat tersebut hanya digunakan untuk penanganan medis kepada pasien yang sudah dinyatakan positif terjangkit corona. Sehingga penggunaannya diresepkan dan diawasi oleh dokter.

"Oleh karena itu jangan membuat keputusan sendiri meminum obat untuk melakukan kegiatan yang diyakini bisa menyembuhkan atau mencegah. Ini padahal belum terbukti secara ilmiah,” papar Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini.

“Karena itu, mari sama-sama kita rasional dan manfaatkan seluruh fasilitas yang ada di negara baik secara langsung ataupun secara virtual,” demikian Achmad Yurianto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya