Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

Pemerintah Akan Gunakan Klorokuin Meski Bermasalah, DPR: Kita Dengar Dulu

MINGGU, 22 MARET 2020 | 18:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Obat klorokuin belakangan diklaim ampuh menyembuhkan virus corona. Namun di beberapa negara, obat itu bermasalah lantaran berfungsi sebagai obat untuk orang yang terkena malaria.

Merespons hal ini, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay mengaku masih menunggu hasil riset para ahli di bidang kedokteran di Indonesia mengenai obat klorokuin yang bakal digunakan pemerintah untuk mengobati virus corona.

“Menurut saya, pemerintah kan punya referensi kenapa membawa obat itu. Ya enggak apa-apa, kita dengar dulu pendapat para ahli, selama ini kan ahli belum terdengar pendapatnya soal obat ini,” ujar Saleh kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/3).


Pihaknya ingin mendengar ahli di bidang kedokteran mengeluarkan jurnal mengenai obat klorokuin yang dianggap ampuh mengobat virus corona ini.

“Sambil menunggu pendapat itu, karena saya juga bukan ahlinya, pemerintah juga kan pasti punya referensi, kita tunggu saja,” bebernya.

Sejauh ini, Saleh menyebut pemerintah belum meminta persetujuan mengenai rencana penggunaan obat tersebut kepada Komisi IX DPR lantaran masih dalam masa reses.

“Itu teknis, enggak sampai enggak ke kita (DPR). Kalau ada kekurangan anggaran baru ditanyakan. Kalau soal obat itu akademisi yang lebih mengerti obat-obat, nanti pemerintah yang bertanggung jawab,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya