Berita

Ketua IDI, Adib Khumaidi/Net

Kesehatan

IDI: Chloroquine Bukan Obat Utama Pencegahan Corona

MINGGU, 22 MARET 2020 | 16:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) turut berkomentar mengenai obat Chloroquine yang disebut ampuh mengatasi virus corona atau Covid-19.

Namun belakangan, obat yang disebut Presiden Joko Widodo tersebut dianggap bermasalah oleh beberapa negara yang mengonsumsinya.

Menurut Ketua IDI, Adib Khumaidi, obat tersebut dapat digunakan namun bukan sebagai langkah awal penyembuhan corona.


“Semua obat itu racun kan chemical. Obat Chloroquine boleh digunakan jika diresepkan langsung oleh dokter dan untuk kondisi tertentu, seperti gangguan pernapasan. Tapi ini bukan obat pertama mencegah corona itu,” ucap Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/3).

Dia menegaskan, Chloroquine harus disertai resep dokter yang telah melakukan pengecekan dan melakukan tindakan medis untuk mengetahui obat apa saja yang diberikan terhadap pasien terjangkit corona.

“Dosisnya juga tidak boleh sembarangan, tidak bisa juga sebagai obat pertama penyembuh corona,” paparnya.

Untuk saat ini, ia menegaskan belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan virus yang berasal dari Wuhan, China ini lantaran Covid-19 merupakan virus baru. Untuk Chloroquine sendiri, jelasnya, merupakan kombinasi untuk penawaran gangguan penyebaran virus yang menyerang di paru-paru.

"Intinya nanti pasien akan diberikan obat itu, dokter spesialis yang akan memberikan dosisnya untuk pasien. Tapi tidak kemudian Chloroquine itu dikasih untuk pengobatan pertama atau obat tahapan pertama menyembuhkan corona,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya