Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Infid: Pemerintah Harus Siapkan Tunjangan Bagi Pekerja Terdampak Virus Corona

JUMAT, 20 MARET 2020 | 21:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Presiden Joko Widodo diminta untuk lebih serius menangani wabah virus corona atau Covid-19

Direktur Eksekutif Infid, Sugeng Bahagijo mengatakan, satu hal yang perlu dilakukan pemerintah mengubah tindakan sepotong-sepotong menjadi tindakan untuk pengendalian efektif.

"Tes corona secara masif harus cepat dilakukan. Indonesia bisa belajar dari Korea Selatan soal layanan tes virus corona yang bisa dilakukan secara mudah seperti drive-thru, ujar Sugeng dalam keterangannya, Jumat (20/3).


Termasuk juga soal pembiayaan. Sugeng meminta pemerintah menyiapkan lebih banyak dana darurat untuk menambah fasilitas karantina pasien Covid-19.

"Pemerintah wajib memperluas dan menambah pendanaan untuk rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta dan puskemas untuk penyediaan alat-alat testing," jelasnya.

Selain soal fasilitas kesehatan, Sugeng juga mengingatkan pemerintah untuk mengalokasikan tambahan anggaran dana sosial.

Bukan tanpa alasan, dikatakan Sugeng, banyak pekerja khususnya tenaga harian yang terpaksa dirumahkan selama pengendalian Covid-19.

"Segera dalam Maret atau awal April ini melansir skema tunjangan kehilangan pekerjaan bagi pekerja dan karyawan yang terkena dampak pelemahan ekonomi dari virus corona," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya