Berita

Muhammad Nabil Haroen/Net

Politik

Kebijakan Penundaan Cicilan Bank Bagi Usaha Kecil Perlu Dipertimbangkan

JUMAT, 20 MARET 2020 | 17:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebaran virus corona baru (Covid-19) tidak hanya berdampak ada kesehatan, namun juga pada sisi ekonomi dan ketahanan pangan warga.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Nabil Haroen mengatakan, beberapa poin penting yang harus dipertimbangkan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan, salah satunya penundaan cicilan bank bagi usaha kecil dan menengah.

"Pemerintah harus kaji kebijakan penundaan cicilan utang bank bagi pengusaha atau pedagang Kecil," ujar Nabil, Jumat (20/3).


Nabil menyampaikan dalam beberapa waktu terakhir, dia mendapatkan banyak laporan dari warga di beberapa daerah. Efek dari virus corona ini sudah berdampak pada ekonomi keluarga.

"Khususnya mereka yang menggantungkan nafkah dari jasa harian, atau pedagang kecil," katanya.

Nabil menambahkan banyak warga kelas bawah yang meminjam uang ke bank sebagai modal usaha mereka agar dapat hidup memenuhi kebutuhan sehati-hari dan mengeluhkan sulitnya mendapatkan uang lantaran pendapatan mereka berkurang.

"Sebagian besar dari mereka mengeluh karena pendapatan berkurang drastis, atau bahkan tidak ada pendapatan dalam beberapa hari atau pekan terakhir. Sementara, angsuran bulanan tetap berjalan. Maka, perlu dipertimbangkan untuk kebijakan peringanan angsuran, atau penundaan sesuai dengan kondisi masing-masing," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya