Berita

Gemar makan ikan bisa membantu menekan penyebaran virus corona/Net

Nusantara

Cegah Wabah Corona, Tingkatkan Imunitas Dengan Makan Ikan

KAMIS, 19 MARET 2020 | 09:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona baru (Covid-19). Karena mengonsumsi ikan sangat baik untuk daya tahan tubuh (imunitas).

Sebab, ikan mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Seperti protein tinggi, lemak omega 3, asam lemak tak jenuh, vitamin A, D, B6, dan B12, serta mineral yang semuanya baik untuk daya tahan tubuh.

Koordinator Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, Rokhmin Dahuri menjelaskan, dengan rutin mengonsumsi ikan berarti membuat daya tahan tubuh meningkat. Dengan tubuh yang prima, tentunya tidak mudah terserang penyakit, termasuk virus corona.


"Ini salah satu upaya, karena makan ikan bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Makan ikan itu menyehatkan dan buat tubuh kita kuat," ujar Rokhmin melalui keterangannya, Kamis  (19/3).
 
Untuk mendapatkan manfaat terbaik, dia mengimbau masyarakat memasak ikan dengan cara yang baik dan bersih. Di samping itu, masyarakat diajak melengkapi konsumsi ikan dengan sayur dan buah.

Sampai saat ini, memang belum ditemukan vaksin Covid-19. Sehingga ajakan makan ikan, sambung Rokhmin, menjadi langkah antisipasi penularan yang cukup tepat.

KKP pun akan terus mengkampanyekan Gemarikan ke berbagai daerah di Indonesia. Tujuan lain yang tak kalah penting, kampanye Gemarikan ini juga untuk membantu tumbuh kembang anak menjadi cerdas dan sehat.

Rokhmin menambahkan, KKP juga aktif menjaga kualitas ikan sebelum sampai ke tengah masyarakat. Untuk memastikan ikan yang masuk tidak terpapar virus, KKP melakukan deteksi menggunakan alat pendeteksi modern.

"Kami punya alat deteksi virus canggih. Dipastikan konsumi ikan bebas virus corona," tandas Rokhmin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya