Berita

Potongan video TKA China Di Sultra yang viral/Repro

Pertahanan

Sentil Garuda, Roy Suryo: Pesawat Yang Ditumpangi 49 WNA China Harus Disterilkan

SELASA, 17 MARET 2020 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video berdurasi 58 detik yang menampilkan puluhan orang dari Warga Negara China tiba di bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kedatangan WNA China ini pun sontak menyita perhatian publik lantaran dikhawatirkan membawa virus Corona baru (Covid-19). Hal itu diperkuat karena virus mematikan tersebut memang diketahui berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Menanggapi hal tersebut, melalui Twitter pribadinya dengan nama akun @KRMTRoySuryo2 mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo Notodiprojo memberikan saran yang ditujukan kepada manajemen Garuda Indonesia.


"Saran saya juga untuk Manajemen @IndonesiaGaruda tolong sterilkan dulu Aircraft PK-GMH Boeing 737-8U3 yang kemarin dinaiki 49 TKA China ke Kendari tersebut," jelas Roy Suryo, Selasa (17/3).

"Minimal segera ganti HEPA Filter-nya, karena mereka belum dikarantina di Indonesia (meski di Thailand sudah),  Semoga semua baik-baik saja," sambung mantan kader  Demokrat tersebut.

Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam mengatakan, bahwa 49 TKA asal China yang ada dalam video itu memang merupakan tenaga kerja di sebuah perusahaan tambang yang ada di Sulawesi Tenggara.

Sementara penjelasan Mantan Direktur C Sosial dan Budaya (Sosbud) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri ini menerangkan, 49 TKA itu tidak datang dari China melainkan habis dari Jakarta untuk keperluan mengurus dokumen-dokumen masa perpanjangan kerja.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya