Berita

Partai Solidaritas Indonesia/Net

Nusantara

Pengamat: Kredibilitas PSI Dipertaruhkan Di Pilkada Tangsel

MINGGU, 15 MARET 2020 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kredibilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipertaruhkan di Pilkada Kota Tangerang Selatan 2020. Hal itu karena munculnya klaim Muhammad, bakal calon Walikota Tangsel yang mengaku telah mendapatkan dukungan PSI di tengah proses konvensi yang masih berlangsung.

Pengamat politik dan kebijakan publik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Miftahul Adib menilai, klaim Muhammad tersebut tidak mungkin tanpa alasan.

Meski kabar tersebut telah dibantah Ketua Konvensi PSI, Isyana Bagoes Oka melalui pesan singkat kepada para peserta konvesni, namun Adib memiliki pandangan lain.


"Pertama, teori sederhana, tak ada asap kalau tak ada api. Ketika Muhamad berani klaim dukungan, berarti diduga sudah ada deal politik PSI. Kan mudah, enggak mungkin juga Muhamad asal bicara. Ini kan soal reputasi politik Muhamad," kata Adib, Minggu (15/3).

Dia menduga, klaim Muhammad menjadi isyarat ada semacam transaksional politik yang dimainkan unsur elit PSI di Tangsel.

"Buktinya statemen Muhamad. Ini bisa semacam, PSI ingin unjuk gigi, di tengah hegemoni parpol yang perolehan suaranya lebih besar," katanya.

Adib pun mempertanyakan kredibilitas konvensi yang prosesnya melibatkan para tokoh yang dikenal idelis seperti Faisal Basri.

"Wajar publik mempertanyakan kredibilitas konvensi terkait munculnya kabar tersebut, karena selama ini PSI kan selalu menggembar-gemborkan jargon, terbuka, clear dan bebas transaksi politik. Nah ini yang harus dijelaskan oleh elit PSI," tegasnya.

Konvensi tersebut, kata Adib, menjadi pertaruhan PSI sebagai partai baru. Sebab, partai tersebut mendapatkan dukungan cukup baik di Tangsel. PSI memperoleh 4 kursi di DPRD Kota Tangsel pada Pemilu 2019.

"Segmentasi pemilih PSI di Tangsel yang kebanyakan kaum urban, ingin perubahan. Pemilih PSI di Tangsel, termasuk milenial dan lain-lain, terancam meninggalkan PSI, ketika reputasi politik PSI ternyata sama saja dengan parpol yang sudah ada. Investasi dan branding politik PSI yang selama ini bagus, katakanlah begitu, akan ambyar dalam pemilu berikutnya," tegasnya lagi.

Terkait dengan klarifikasi dari DPP PSI yang membantah kabar tersebut, Denny Charter,  juru bicara Siti Nur Azizah, salah satu peserta konvensi, mengatakan, sebagai sebuah partai, PSI semestinya menggelar konferensi pers. Sebab, kabar tersebut telah santer beredar di media massa.

"Seharusnya PSI buat konferensi pers mengklarifikasi langsung, bukan lewat WA, klaim dukungan sudah beredar di media massa.dan informasi persiapan deklarasi melalui pertemuan-pertemuan serius sudah beredar. Kasihan mereka yang mendaftar konvensi cuma diperalat kalau informasi ini benar," ungkap Denny.

Dikabarkan, Azizah tidak hadir dalam proses debat antar calon sebagai bagian dari proses konvensi yang digelar hari ini.

"Ibu Azizah memilih tidak hadir," pungkas Denny.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya