Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Soal Corona, Anies Baswedan Memilih Langkah Ekstra Ketimbang Rileks

KAMIS, 12 MARET 2020 | 17:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menunjukan kelasnya sebagai pemimpin.

Di tengah penyebaran dan kekhawatiran terhadap virus corona (Covid-19), Anies Baswedan dengan sigap dan langkah cepat dan nyata memberikan perlindungan kepada warganya, dengan langsung mengeluarkan Instruksi Gubernur tentang peningkatan kewaspadaan dan pembentukan tim Covid-19.

Sebelum ramai corona di Indonesia, Anies Baswedan sudah ekstra melakukan langkah-langkah antisipasi. Menyiapakan semua rumah sakit di ibukota, dan memantau semua pasien yang teridentifikasi mengarah corona.


"Kita menyiapkan case terburuk untuk menyiapkan jajaran, bukan berharap ini kejadian. Kita tidak menginginkan ini terjadi, tapi kalau kita rileks seperti di Itali, bayangkan 18 hari dari 4 jadi 9.000," kata Anies Baswedan dalam acara Talkshow Mata Najwa, Rabu malam (12/3).

Anies Baswedan kemudian mensimulasikan sebuah skenario terburuk. Menurutnya, apabila pemerintah terlalu anggap enteng, bukan tidak mungkin akan terjadi potensi lonjakan pasien Covid-19.

"Jadi karena kita sudah menyaksikan ada dua rute. Rute satu rileks meningkat, lalu bertindak atau bertindak kemudian dikendalikan," tegas dia.

Bagi Anies Baswedan, melindungi warganya dari virus mematikan asal China itu merupakan prioritas. Untuk itu dengan kewenangan yang dimiliki, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengambil tanggung jawab untuk menekan penyebaran virus corona.

"Lebih baik melakukan langkah-langkah lebih, langkah-langkah yang ekstra meskipun konsekuensi finansialnya tinggi, tapi itu akan menyelamatkan warga dari potensi corona," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya