Berita

Bank DKI/Net

Nusantara

Bank DKI, Segera Bayar Hak The Tjin Kok!

KAMIS, 12 MARET 2020 | 13:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bank DKI diminta untuk segera membayar hak dari The Tjin Kok yang sudah diputus inkrah di Mahkamah Agung. Jika tidak segera menyelesaikan pembayaran tersebut, maka patut diduga manajemen Bank DKI telah melakukan korupsi.

Begitu tegas Direktur Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi (GALAK) Muslim Arbi kepada redaksi sesaat lalu, Kamis (12/3).

“Untuk itu kami mendesak KPK segera mengusut lambatnya penyelesain kasus ini,” terangnya.


Muslim Arbi mengingatkan kembali bahwa kasus Tjin Kok telah viral di media sosial sejak dua pekan lalu melalui pemberitaan yang disuarakan aktivis Lieus Sungkharisma dan Amir Hamzah. Muslim Arbi yakin, kondisi ini telah diketahui oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Maka saran saya ke Bank DKI, segera saja selesaikan hak-hakn The Tjin Kok ke ahli warisnya, Ham Sutejo,” lanjutnya.

Jangan sampai ahli waris habis kesabaran lalu membawa massa yang solider atas kasus ini dan melakukan unjuk rasa terhadap  Bank DKI.

Menurutnya, tidak elok jika warga DKI melakukan demo baru dibayar. Kalau demikian, Bank DK dianggap bank preman yang tidak patuh hukum.

“Atau sebaiknya Dirut Bank DKI dicopot,” lanjutnya.

Tindakan Bank DKI yang berlarut atas kasus The Tjin Kok ini juga dapat dianggap mendelegitimasi sistem perbankan yang prudent dan berbisnis Trust itu. Dan ini harus di hindari.

“Gubernur DKI wajib membantu selesaikan masalah ini secepatnya,” tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya