Berita

Yayuk Sri Rahayu/RMOL

Nusantara

Bukan Corona, Warga Karawang Diminta Waspada Wabah DBD

RABU, 11 MARET 2020 | 03:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan status siaga satu menghadapi wabah virus corona, hampir semua Pemerintah Kabupaten/Kota di tanah Pasundan pun fokus mengantisipasi merebaknya wabah yang berasal dari kota Wuhan, China.

Namun, langkah berbeda justru diambil Pemerintah Kabupaten Karawang. Melalui Dinas Kesehatan, Pemda Karawang malah mengekspose kasus femam berdarah dangue (DBD).

Pemda Karawang meminta warga waspada karena tercatat ada 75 warga terjangkit DBD yang satu orang diantaranya meninggal dunia.


Diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ,Yayuk Sri Rahayu, kebanyakan warga yang terjangkit DBD berada di wilayah Kecamatan Talagasari, Cikampek, Klari dan wilayah Karawang kota.

Cegah lebih banyak jatuh korban, pihak Dinas Kesehatan sudah menginstruksikan ke seluruh Puskesmas dan klinik di setiap kecamatan agar segera melakukan sosialisasi dan pembersihan lingkungan di wilayah tempat tinggal.

“Sesuai laporan yang kami Terima sudah ada 75 warga sejak Januari hingga Maret ini. Dalam rinciannya Januari sebanyak 18,Februari 47 dan bulan Maret saat ini ada 10. Akibat peningkatan jumlah itu kita akan lakukan fogging,” ungkap Yayuk, dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (10/3).

Menurutnya, upaya yang paling efektif untuk memberantas dan mencegah penyebaran DBD adalah melakukan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik) .

“Jadi setiap rumah itu ada jumantik dan kemudian satu rumah harus ada agent of change untuk mengubah perilaku dan gerakan 3M+ yaitu mengubur, menguras, menutup, melipat baju- baju yang digantung, pot bunga yang ada airnya yang menjadi sarang nyamuk,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya