Berita

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, M. Yulianto/Net

Nusantara

Tangani 38 Pasien, Dinkes Jateng: Tidak Semua Corona

RABU, 11 MARET 2020 | 02:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sampai saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menangani sebanyak 38 pasien yang masuk pengawasan terkait Covid-19 atau virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, M. Yulianto, mengatakan dari jumlah tersebut yang telah ditangani Dinkes Jateng, sebanyak 6 pasien masih berkategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Enam pasien dengan kategori PDP tersebut saat ini dirawat di RS. Moewardi dua orang, sementara masing-masing lainnya dirawat di RS. Margono, RSUD Kendal, RSUD Banyumas dan RSUD Kardinah.


"Jumlah dan sebaran sampai hari ini kami di Jawa Tengah masih merawat 6 orang. Belum tentu covid-19 atau virus corona karena ada gejala yang mirip," kata Yulianto, dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (10/3).

Yulianto menekankan masyarakat jangan sampai panik dengan adanya virus corona ini. Menurut dia, dampak panik yang muncul justru memberikan efek lebih buruk bagi banyak sektor di Jawa Tengah.

Menurutnya, virus corona ini masuk ke dalam tubuh melalui rongga hidung. Dia memaparkan sebelum masuk ke hidung banyak media yang dapat menghantarkan virus tersebut, salah satunya adalah tangan.

Dia menghimbau masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan tubuh dan terus meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kata Yulianto, rutin mencuci tangan merupakan salah satu menjaga kebersihan dan menghilangkan virus tersebut.

"Ada cara cuci tangan yang bersih, menggunakan sabun dan air mengalir, virus akan mati. Jadi tidak perlu panik beli masker atau hand sanitizer. Cukup cuci tangan bersih rutin dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh," katanya.

Apabila terjadi ledakan pasien virus corona, Yulianto mengungkap pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan rumah sakit khusus yang lokasinya relatif jauh dari pemukiman masyarakat.

Untuk sementara, pihaknya menyiapkan 13 rumah sakit di Jawa Tengah yang siap menampung pasien dalam pengawasan.

"Kami sudah siapkan 13 rumah sakit di seluruh Jawa Tengah. Semuanya siap, memiliki ruang isolasi. Dan kami sedang ajukan APD ke pemerintah pusat," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya