Berita

Meninjau pasien DBD di Tangerang Selatan/RMOL

Nusantara

Wabah DBD, Dua Pasien Di Tangerang Selatan Meninggal Dunia

RABU, 11 MARET 2020 | 01:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Januari hingga Maret di Kota Tangsel tercatat 87 pasien dirawat dan dua di antaranya meninggal dunia karena deman berdarah dengue (DBD).

"Belakangan saya mendapat laporan bahwa ada penderita DBD di Tangsel agak sedikit naik angkanya. Didapat informasi bahwa memang betul bulan Januari itu ada 29 penderita DBD," ujar Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat meninjau RSU Tangsel, Selasa (10/3).

"Nah bulan Februari naik jadi 41 orang. Yang 29 tadi sembuh karena kan hanya dirawat 7 hari. Kemudian yang sampai hari ini di bulan Maret ada 17 penderita (DBD)," katanya menambahkan.


Dijelaskan Davnie, dari total 87 pasien ada dua pasien yang meninggal. Namun, dia menyebutkan jika dua pasien yang meninggal bukan karena DBD.

"Ada memang pada bulan apa itu meninggal dua orang, itu bukan karena DBD-nya tapi penyakit penyertanya. Yang meninggal satu anak-anak dan satu dewasa, semuanya dari Tangsel. Memang mereka DBD, tapi ada penyakit lain yang menyertai," jelasnya.

Dari 17 pasien yang tercatat terkena DBD, empat pasien sudah sembuh total dan diperbolehkan pulang.

"Jadi, sekarang ini tinggal 13 orang dari 17 yang sakit DBD, 4 sudah pulang. Dan ini beberapa juga nanti bisa pulang," katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, Deden Deni membenarkan jika ada dua warga Tangsel yang meninggal karena DBD.
Bahkan, Deden menyebut curah hujan tinggi jadi penyebab angka penderita DBD di Tangsel meningkat.

"Yang jelas itu ada dua yang tadi disampaikan Pak Wakil tadi. Satu dewasa satu anak-anak. Yang penting penanganan kedepan pencegahannya, memang lagi tinggi curah hujan awal bulan Maret ini," tutup Deden.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya