Berita

Evakuasi Korban Kecelakaan Tabrakan Kapal Paspampres/Net

Nusantara

Korban Tewas Kecelakaan Kapal Paspampres Menjadi Tujuh Orang

SELASA, 10 MARET 2020 | 09:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban tewas akibat kecelakaan tabrakan antara speedboat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan kapal milik Taman Nasional Sebangau di Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, bertambah menjadi 7 orang.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan melalui keterangan tertulisnya menyatakan jumlah korban menjadi 7 orang. Satu korban meninggal dari kapal Paspampfres adalah Komandan Kodim 1011/ Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono. Menyusul ditemukan 6 korban lainnya dari kapal milik Taman Nasional Sebangau Dinas Kehutanan.

"18 penumpang (speedboat Paspampres) berhasil ditemukan (dalam) kondisi selamat. Satu orang (Bambang Kristianto Bawono) dalam kondisi meninggal," terang Hendra, Senin (9/3) malam.


"Enam korban meninggal dari perahu  milik Taman Nasional Sebangau, Dinas Kehutanan yang bermuatan delapan orang. Yang dua penumpang luka-luka, dibawa ke Rumah Sakit Doris Silvanus," lanjut Hendra.

Insiden bermula saat speedboat Paspampres bertabrakan dengan speedboat Dinas Kehutanan pada Senin, 9 Maret 2020, sekitar pukul 13.00 WIB. Speedboat milik Dinas Kehutanan sedang menuju ke Taman Nasional Sebangau, sedangkan speedboat Paspampres hendak ke Dermaga Kereng dari Taman Nasional Sebangau.

Keduanya bertabrakan di sekitar tikungan yang berjarak 20 menit dari Dermaga Kereng.

Speedboat Paspampres bermuatan 19 penumpang. Terdiri dari sembilan personel TNI, tujuh personel Paspampres, satu pemandu, satu warga negara Belanda, dan satu penjaga (guard) warga negara Belanda.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya