Berita

Masker langka di pertokoan/Net

Kesehatan

Pemerintah Harus Sedia Masker Gratis Atau Gelar Operasi Pasar

KAMIS, 05 MARET 2020 | 14:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengumuman temuan kasus virus corona atau covid 19 oleh Presiden Joko Widodo, hingga kini masih berujung kepanikan di masyarakat.

Tidak sedikit yang kemudian bergerak cepat mencari benda semisal masker dan hand sanitizer di berbagai apotik hingga pertokoan untuk menghindari penularan civid 19.

Akademisi Universitas Bung Karno, Azmi Syahputra, menyebutkan bahwa tingginya permintaan masyrakat terhadap dua benda tersebut dimanfaatkan oleh oknum pengusaha untuk mencari untung lebih.


"Pasca pengumuman Presiden Jokowi, tetap saja berakibat menjadi momentum nakal bagi pengusaha curang, atau pengusaha dadakan mengambil keuntungan dengan memanfaatkan suasana kecemasan warga masyarakat," katanya kepada redaksi, Rabu (5/3).

Azmi menyebutkan bahwa kondisi saat ini, di mana permintaan masker tidak seimbang dengan ketersediaan stok.

"Saat ini banyak warga masyarakat termasuk orang tua, karyawan, termasuk pelajar siswa harus memakai masker. Sementara persediaannya saat ini sulit ditemukan termasuk di pusat penjualan alat kesehatan atau di apotek sekalipun juga habis," jelasnya.

Pakah hukum pidana ini menjelaskan, memang dua hari belakangan ini aparat penegak hukum mulai berpatroli terhadap pelaku-pelaku penimbunan masker dan hand sanitizer.

Tetapi, lanjutnya, selain dengan penegakan hukum yang sudah berjalan. Pemerintah harus segera menyediakan masker gratis untuk masyarakat.

"Pemerintah segera menyediakan masker gratis atau mengadakan operasi pasar masker maupun kebutuhan barang khusus tertentu berkait virus corona," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya