Berita

Golkar/Net

Nusantara

Musda Golkar Aceh Harus Lahirkan Pemimpin Anti Korupsi

RABU, 04 MARET 2020 | 17:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Musyawarah Daerah DPD I Partai Golkar Aceh diharapkan dapat melahirkan kader terbaik yang memegang teguh prinsip anti korupsi sebagai nilai.

Calon tidak harus orang yang terbebas dari praktik kotor korupsi, baik masa lalu, saat ini dan kedepannya.

Begitu kata Koordinator Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Aceh, Askhalani kepada wartawan, Rabu (4/3).


"Yang paling penting adalah tokoh Golkar harus antikorupsi. Tokoh partai yang menjadi patron dan figur itu bukan mantan narapidana,” terangnya.

Partai Golkar Aceh, sambungnya, harus menjadi pionir dalam membangun demokrasi di provinsi paling barat Indonesia tersebut.

Sebagai partai lama dan memiliki pengikut banyak, Golkar juga harus bisa memilih pemimpin yang memiliki relasi politik luas, maulai dari pemerintah, masyarakat sipil serta pihak lainnya.

"Berkaca selama ini, figur seperti itu belum terlihat," ujarnya.

Sementara berbicara mengenai otonomi khusus (otsus), Askhalani juga memerlukan orang-orang yang mampu membangun relasi dengan nasional, serta mempunyai militansi untuk kepentingan Aceh. Bukan demi segelintir orang, dan politik personal dengan pemerintah.

"Golkar Aceh ini perlu mencari orang terbaik, karena golkar sebagai salah satu pintu masuk memperjuangkan kepentingan Aceh di nasional kedepannya," pungkas Askhalani.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya